Review Hit N Run (2019) | Action-Comedy yang Menghibur

Ody C. Harahap kali ini membuat trobosan dengan menggarap sebuah film Action-Comedy berjudul Hit N Run. Jarang-jarang kan film Indonesia ngangkat genre Action-Comedy?
9443765_20190408112646

The Synopsis

Tegar Saputra (Joe Taslim), seorang polisi selebriti yang kemana-mana selalu diikuti kamera karena memiliki acara reality shownya sendiri. Tegar ditugaskan untuk menangkap Coki (Yayan Ruhian), seorang gembong narkoba yang baru kabur dari penjara. Di misi kali ini, Tegar dipasangkan dengan Lio (Chandra Liow), seorang tukang tipu. Tegar yang terbiasa beraksi sendirian kini harus berusaha menyelesaikan misinya bersama Lio yang justru membuat susah. Aksi Tegar dan Lio mencari Coki ditemanin Meisa (Tatjana Saphira) seorang penyanyi dan Jefri (Jefri Nichol).

The Plot

Skenario garapan Upi dan Fajar Putra ini punya alur yang ringan. Meskipun bergenre crime investigation, Hit N Run bukan film yang bikin mikir. Buat orang yang sering nonton genre serupa, pasti bisa nebak siapa “penjahatnya”.

Mungkin karena bukan itu jualan utamanya. Jadi ya yang diunggulkan cuma bagian komedi dan aksi laganya. Tenang, filmnya masih enjoyable kok.

Sebenernya, jokes yang dipake di film ini tuh jenisnya slapstick. Ejek-ejekan nama atau toyor-toyoran, jelas bukan selera komedi gue. Poin plusnya, masih ada satir. Sayangnya, cuma sedikit.

The Technic

Koreografi actionnya? Gak usah ditanya lah. Jelas keren banget. Secara, Uwais Team gitu loh. Kita disajikan dengan aksi bertahap. Mulai dari kroco sampai bossnya. Final battlenya parah sih, keren!

Sinematografi karya Padri Nadeak ini emang juara. Dipadukan dengan editing mumpuni dari Aline Jusria, membuat Hit N Run jadi sajian yang menyenangkan. Ada beberapa scene dimana gambar terasa goyang, tapi gue masih menikmatinya kok. Malah mengingatkan gue dengan The Raid.

Tapi yang paling gue suka adalah desain produksi yang ditangani Vida Sylvia Theresia. Pemilihan properti dan warna-warnanya sukses bikin mata seger.

Kekurangannya, film ini gak pake subtitle. Padahal ada 1 scene cukup panjang dengan menggunakan bahasa Melayu Palembang. Jadi ya… mengurangi unsur komedinya.

film-hit-and-run-1-1024x684

The Character

Chandra Liow just being Chandra Liow. Aktingnya sama persis kayak yang bisa kita liat di channel youtubenya. Komedi yang berusaha dia mainkan justru lebih sering miss.

Tatjana Saphira bermain dengan akting lebay mirip salah satu penyanyi terkenal di Indonesia. Gue jadi mikir, apa penyanyi itu juga settingan ya? Hahaha. Kita bahkan bisa liat Tatjana berantem loh!

977684-hit-n-run

Joe Taslim sukses bermain dengan karakter narsisnya. Duetnya bareng Tatjana dengan membawakan lagu Aku dan Dirimunya Ari Lasso, bagus juga. Gak nyangka suaranya sebagus itu. Urusan berantem mah gak usah ditanya lah.

Kalau ditanya siapa yang paling gue suka, jelas Jefri Nichol lah. Dia berhasil memerankan karakter bucin yang kekanak-kanakan. Jauh dari peran-peran yang dibintangi sebelumnya. He is the future actor of Indonesia!

033503800_1554458001-hit-n-run-5

The Conclusion

Melalui trailernya yang menjanjikan, Hit N Run bisa bikin gue penasaran. Film ini sukses menghibur lewat satir dan aksi gebuk-gebukan dari reuni Joe Taslim dan Yayan Ruhian.

Buat yang suka bilang film Indonesia “gitu-gitu aja”, gak bisa ngelewatin film ini sih. Ayo tonton!

Rating: 3.5/5

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s