Review Kucumbu Tubuh Indahku (2019)|Kisah Perjalanan Seorang Penari

Setelah melanglangbuana di berbagai festival film di dunia, akhirnya Kucumbu Tubuh Indahku tayang pada bulan april 2019 di Indonesia.

KTI1

The Synopsis

Juno kecil (Raditya Evandra) hidup bersama bibinya di pedesaan Jawa Tengah. Juno yang ditelantarkan oleh ayahnya dititipkan untuk tinggal dan membantu Bulik (Endah Laras). Bakat seni Juno mulai muncul manakala ia bergabung dengan sebuah sanggar tari Lengger Lanang, sebuah jenis tari tradisional yang perlahan demi perlahan membentuk sisi feminin di dalam diri Juno.

Kehidupan remaja hingga dewasa Juno (Muhammad Khan) pun tak lepas dari menari lengger. Seiring dengan sisi femininnya yang makin menyeruak, Juno tidak bisa menghindari tempaan hidup dan realita yang pahit ketika apa adanya Juno harus bersinggungan dengan norma sosial, politik dan budaya yang sudah mengakar di masyarakat.

The Plot

Sama seperti film Garin Nugroho sebelumnya, film ini juga punya cita rasa seni tinggi, unik bahkan bisa disebut aneh. Dari judul aja kita bisa melihat keunikan film tersebut.

Kucumbu Tubuh Indahku dibuka dengan narasi yang dibawakan oleh Juno dewasa (Rianto) dengan dibubuhi tarian. Narasi tersebut muncul di beberapa bagian yang menunjukkan pergantian babak. Unik banget!

Gak cuma membahas sisi feminisme seorang Juno (yang notabenenya dianggap salah kaprah di Indonesia), film ini juga membahas kritik sosial dan politik.

Mungkin bagi sebagian orang, film ini bakal bikin pusing karena penggunaan analoginya.

film-kucumbu-tubuh-indahku-1-768x432

The Technic

Film ini sama seperti film independen kebanyakan, dimana dialognya sedikit dan lebih menonjolkan gambar yang bercerita.

Harus diakui, Teoh Gay Hian sebagai sinematografer dalam film ini emang keren. Dia bisa menampilkan tone warna yang cerah dan berubah menjadi gelap ketika adegan Juno mengalami traumatis dengan maksimal.

Tata suara juga patut diacungi jempol. Mulai dari suara jangkrik khas pedesaan, hingga musik gamelan. Soundtrack yang dibawakan Mondo Gascaro juga ciamik!

nBYRsSomUg

The Character

Bisa dibilang, semua karakter bermain dengan apik. Mulai dari Bulik, Guru Lengger, Guru Tari, Warok, sampai Bupati.

Tapi yang paling menonjol jelas Muhammad Khan sebagai Juno remaja. Cuma melalui tatapannya aja, gue juga bisa merasakan kebimbangan dia tentang jati dirinya.

Randy Pangalila sebagai petinju juga cukup mencuri perhatian. Meskipun scenenya sedikit, dia bisa bermain mengimbangi Muhammad Khan.

film-kucumbu-tubuh-indahku-3-1024x576

The Conclusion

Kucumbu Tubuh Indahku sukses menggambarkan isu seksualitas, norma sosial sampai kesadaran mencintai diri sendiri. Meskipun memang film seperti ini itu… Not everyone movie aja sih.

Segera tonton di bioskop!

Rating: 3.8/5

KT2

Advertisements

One Comment Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s