Review Hanya Manusia (2019)

Setelah sebelumnya Divisi Humas Polri menggarap Pohon Terkenal, masih setia dengan menjadikan Polisi sebagai tokoh utama, kali ini Hanya Manusia hadir di bioskop. Tema yang diambil adalah Human Trafficking atau perdagangan manusia. Idenya cukup menarik karena dilihat dari beberapa tahun ke belakang, Indonesia jarang mempunyai film seperti ini. Jika dilihat dari sinopsis, gue cukup kaget…

Review Ratu Ilmu Hitam (2019)

Setelah film DreadOut mendapatkan banyak kritik buruk, tahun ini Kimo Stamboel kembali menggarap film horor. Melalui Ratu Ilmu Hitam, Kimo Stamboel seolah mengatakan bahwa dirinya bisa membuat film keren tanpa harus berduet dengan Timo Tjahjanto. Meski harus diakui, film ini punya rasa yang sama seperti Rumah Dara dan Sebelum Iblis Menjemput. Joko Anwar sebagai penulis skenarionya banyak melakukan…

Review Love For Sale 2 (2019)

Ketika sebuah film mendapatkan banyak pujian, bahkan pemeran utamanya mendapatkan Piala Citra, gak perlu waktu lama agar film tersebut mendapatkan sekuel. Hal ini dibuktikan oleh Visinema Pictures yang memutuskan menggarap Love For Sale 2 dan kembali memberi amanat sutradara pada Andibachtiar Yusuf. Bahkan film ini masih mengusung tagline yang sama, “The Most Horror Love Story”….

Review Susi Susanti: Love All (2019)

Nama Susi Susanti sudah melegenda di Indonesia. Tahun ini, Sim F, menyutradarai biopik legenda bulutangkis tersebut. Jika dilihat dari subjudulnya, Love All, film ini memang bercerita tentang kecintaan Susi Susanti terhadap keluarga, Alan, tanah air dan tentu saja bulutangkis itu sendiri. Naskahnya yang ditulis oleh Syarika Bralini, Raditya Mangunsong, Raymond Lee, Daud Sumolang dan Sinar…

Review Zombieland: Double Tap (2019)

10 tahun setelah film pertamanya rilis, Zombieland: Double Tap masih menghadirkan sutradara, penulis skenario dan aktor yang sama. Bahkan formula filmnya juga hampir sama. Memberi kesan film ini ada, hanya untuk memuaskan fan. Penulis skenarionya, Rhett Reese dan Paul Wernick dengan bantuan Dave Callaham memilih menggunakan formula yang sama. Namun sama seperti kebanyakan sekuel, film ini punya skala cerita…

Review Perempuan Tanah Jahanam (2019)

Sebagai salah satu sutradara favorit, gue sangat bersemangat ketika Joko Anwar akan mengeluarkan film Perempuan Tanah Jahanam. Film ini kembali menegaskan bahwa karya-karyanya memang bebas cenderung nyeleneh. Naskahnya memang tidak menawarkan hal baru. Perempuan Tanah Jahanam bercerita tentang dua karakter utama yang datang ke rumah masa kecilnya, lalu menemukan sebuah rahasia mengerikan di dalamnya. Yang lansung…

Review Bebas (2019)

Setelah Sunny sukses besar di Korea Selatan, beberapa negara seperti Vietnam dan Jepang mengadaptasi film itu. Tahun ini, Indonesia juga mengikuti jejak 2 negara tersebut. Gue sangat bersemangat ketika Miles Film memberikan pengumuman ini. Terlebih, melihat jajaran aktornya. Sebagai orang yang sangat menyukai Sunny, gue sangat berharap Bebas bisa selucu dan semengharukan film originalnya. Dan…

Review Joker (2019)

Akhirnya villain paling terkenal dari DC punya filmnya sendiri. Dan Todd Philips sukses membuat cerita musuh bebuyutan Batman ini semakin menarik. Naskah garapan Todd Phillips dan Scott Silver berhasil membuat kita memahami alasan dibalik lahirnya sosok Joker. Di awal film, gue bahkan sampai bersimpati pada villain ini. Melalui naskahnya yang menyayat hati, gue hampir menganggap Joker adalah…

Review Danur 3: Sunyaruri (2019)

The Synopsis Setelah bersahabat dengan hantu-hantu kecilnya selama bertahun-tahun, Risa (Prilly Latuconsina) yang semakin dewasa mulai merasa bahwa dirinya harus memiliki kehidupan normal seperti perempuan lainnya. Apalagi sekarang Risa sudah memiliki pacar bernama Dimas (Rizky Nazar). Persahabatan Risa dan Peter CS menjadi goyah, setelah Risa merasa Peter CS mulai mengusili Dimas. Risa akhirnya memilih menutup…

Review Pretty Boys (2019)

The Synopsis Anugerah (Vincent Rompies) yang akrab dipanggil Nugie, memiliki cita-cita yang sama dengan sahabatnya sejak kecil, Rahmat (Deddy Mahendra Desta). Mereka ingin menjadi host ternama. Namun kehidupan di Jakarta tidaklah mudah. Akibat tekanan dari atasannya, mereka pun mengundurkan diri dan meninggalkan Asty (Danilla Riyadi). Kesempatan pun datang saat Nugie dan Mamat menjadi penonton bayaran di acara TV Kembang Gula….